Thursday, May 03, 2007

Mau Sukses, Jangan Manja!

Salah seorang wirausaha sukses dari Singapura berbagi pengalaman hidupnya yang penuh dengan perjuangan. Beliau menyebutnya sebagai “pelajaran 10 sen”. Dalam kondisi demam yang tinggi, beliau menggunakan telepon umum untuk menelepon Ayahnya agar dijemput. Saat itu beliau masih berusia 10 tahun. Akan tetapi sang Ayah justru tidak terlalu kasihan dan sedih, melainkan menjawab dengan berkata, “Mengapa kamu menelepon? Mengapa kamu menghabiskan 10 sen hanya untuk hal ini? Apakah kamu bisa mendapatkan kembali uang 10 sen sekarang? Pulang sendiri. Kamu bukannya tidak bertenaga, kamu masih kuat.”
Terkesan memang agak keras didikannya, tapi pelajaran inilah yang justru membuat beliau akhirnya menyadari bahwa hidup ini harus berjuang dan kerja keras, bukan dengan sikap mental yang manja, dan pada akhirnya beliau tahu apa arti sukses.


Bagaimana dengan Anda?
Bagaimana dengan anak Anda?
Bagaimana dengan lingkungan sekitar Anda?
Apakah masih memelihara sikap mental tersebut?

Ayah saya pernah mengatakan, “Jika Anda mendapat sesuatu dengan mudah, maka Anda akan melepaskannya pun dengan mudah. Jika Anda mendapat sesuatu dengan kerja keras, maka Anda akan sangat menghargainya dan akan berpikir dua kali untuk menyia-nyiakannya.”

Pelajaran berharga ini yang selalu ditanamkan kepada anak-anaknya dan membuat saya menyadari bahwa hidup ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, kesuksesan tidak hanya bisa diraih dengan menekan tombol remote dan langsung jadi, tapi butuh sebuah usaha dan kegigihan dari setiap orang.
Selalu belajar untuk tidak menengadahkan tangan kita untuk meminta. Apabila itu adalah pemberian dari orang lain, syukurilah. Tapi jangan pernah meminta jika kita masih bisa melakukan sesuatu dan berusaha. Karena ketika seseorang sudah terbiasa meminta, maka sikap mental ini mulai tertanam dan akan menjadi enggan untuk bekerja keras, sebab segala sesuatunya dengan mudah didapatkannya.

Fenomena ini terkadang masih ada di sekitar kita, apapun yang diminta kepada orangtuanya akan selalu diberikan. Mau mobil baru bisa langsung dipesan, Mau ganti handphone baru bisa langsung dibelikan, dan semua hal yang diinginkan dengan mudah bisa diberikan oleh orangtuanya. Inilah sikap bergantung kepada orang lain. Inilah sikap manja yang justru tidak akan memberikan dampak yang positif kepada sang anak.
Mengutip sebuah pepatah yang sangat inspiratif yaitu, “One who has not tasted bitter, knows not what sweet is.” Seseorang yang tidak pernah mengecap rasa pahit, tidak tahu rasa manis seperti apa. Anda akan jauh menghargai sebuah kesuksesan jika Anda tahu betapa pentingnya sebuah keyakinan, kemauan keras, kerja keras, dan keteguhan hati dalam menjalani proses hidup.

If you want to get something, You have to fight for it.
If you don’t want to fight for it, Never expect anything

Monday, February 26, 2007

You Don't Have Much Time

Berapa umur Anda sekarang?
Apa yang sudah Anda lakukan dan capai selama ini?
Apakah yang Anda lakukan selama ini sudah sesuai dengan cita-cita Anda?
Berapa persen waktu yang Anda pakai 1 hari untuk hal yang bermanfaat ?
Pernahkah Anda menghitung berapa banyak waktu yang sudah Anda buang?

Pertanyaan diatas perlu Anda tanyakan ke dalam diri masing-masing sebagai bentuk self -checking untuk melihat sudah efektifkah saya ini, adakah perkembangan dalam diri saya ini, adakah pencapaian yang saya raih.

Ketika saya menghadiri sebuah seminar singkat di Singapura, salah satu pembicaranya mengatakan sebuah kalimat yang cukup menarik, katanya "Life is too short...don't do something that you don't like". Hidup ini sangat singkat....jangan lakukan sesuatu yang tidak Anda sukai.

Terkadang saya mendengar banyak orang yang bertahun-tahun melakukan pekerjaannya, dan sebenarnya dia tidak menyukai pekerjaannya. Umur semakin bertambah, tahun terus berjalan, tetapi sesuatu yang dia senangi belum pernah dilakukan. Terlepas dari berbagai pertimbangan yang ada pada tiap orang, ada baiknya kita sadari bahwa waktu kita tidak banyak, sangat disesalkan jika kita masih melakukan hal-hal yang jauh dari inner passion kita.

Saya teringat dengan salah satu tagline dari sebuah iklan berbunyi "Every second counts..", bahwa memang benar setiap detik dalam hidup Anda berarti. Jangan habiskan waktu Anda untuk sesuatu yang tidak Anda senangi. Jadi lakukan sesuatu yang Anda cintai dengan sebaik mungkin selama masih ada kesempatan.

Monday, December 18, 2006

Choose Your Way To Success

Seorang pria menawarkan MLM terbaru kepada salah satu rekannya, akan tetapi rekannya merasa belum cocok dan menolak secara halus penawaran tersebut. Lalu dalam hati sang pria itu berkata, "mau dibantu untuk sukses, kok ngga mau", sampai kapan-pun orang seperti itu sulit untuk maju"Pernah mengalami hal demikian ?

Seorang wanita menjelaskan pentingnya perencanaan keuangan untuk masa depan kepada teman-teman arisannya dalam bentuk asuransi. Beberapa ada yang tertarik, tetapi ada pula yang kurang tertarik. Sang wanita langsung berpikir agak sinis kepada teman arisanya yang belum tertarik kepada penawaran dia.Pernah mengalami hal demikian ?

Seorang anak yang beruntung mendapat warisan orang tua, dan memutuskan untuk meneruskan usaha keluarganya. Kemudian dia berkata kepada teman-temannya yang notabene tidak seberuntung dia "Lebih enak usaha sendiri seperti saya, punya waktu yang bebas. Buat apa Anda bekerja untuk perusahaan?, Anda seperti diperas tenaganya" Pernah mengalami hal demikian ?

Anda tentu pernah mendengar kutipan yang mengatakan "Ada banyak jalan menuju Roma". Sama halnya dalam hidup ini ada banyak cara menuju tangga kesuksesan.Ada yang bisa berhasil dari usaha sendiri, kerja keras di MLM, asuransi, sales, karir sebagai seorang profesional, atau bahkan berhasil di dunia entertainment.
Setiap orang memiliki pilihannya masing-masing. Kalau ada yang merasa cocok di bidangnya tentunya dia dapat maksimal, tapi kalau sudah tidak cocok dan tidak suka akan menjadi kendala untuk orang tersebut. Cintai apa yang Anda kerjakan.

Beruntunglah bagi mereka yang tinggal melanjutkan dan meneruskan sebuah bisnis keluarga yang sudah lama dirintis dan diwariskan kepada anaknya. Tinggal ujiannya adalah bagaimana sang anak dapat mengelola lebih baik dari orang tuanya. Tapi patut diacungi jempol pula bagi mereka yang mulai dari nol dan tidak memiliki apa-apa, sampai-sampai mereka harus bekerja dari jam 9 -5 sore. Tentunya tantangan dan ujiannya pun cukup besar.
Ada yang berhasil di karir sebagai profesional mulai dari level staf, Ada pula yang berhasil menjadi seorang sales setelah mengalami banyak penolakan.

Anda tidak pernah bisa memaksakan seseorang untuk mengikuti jejak langkah Anda.Anda tidak pernah bisa memaksakan kehendak Anda agar orang lain mau mendengarkan Anda.Anda tidak pernah bisa memaksakan produk Anda ke semua orang agar mau memakainya.

Kalau ada yang menolak Anda, bukan berarti dia akan gagal, bukan berarti dia berpikiran sempit, bukan berarti dia tidak ada keinginan untuk maju. Mari lihat dari kacamata yang positif. Mungkin dia memiliki jalannya sendiri untuk sukses. Mungkin dia sudah menentukan langkah apa yang akan diambil untuk masa depannya.

Jika Anda seorang pemilik usaha bukan berarti mereka yang bekerja sebagai profesional lebih buruk dari Anda. Jika Anda seorang agen MLM, bukan berarti mereka yang tidak bergabung dalam komunitas MLM Anda adalah orang gagal. Jika Anda seorang agen asuransi, bukan berarti mereka yang belum bergabung tidak memiliki visi mengenai perencanaan keuangannya di masa mendatang. Begitupula sebaliknya.

Mari selalu berpikir yang positif kepada orang lain. Apapun profesi yang dijalani, Apapun langkah yang diambil, Apapun keputusan yang diambil, adalah upaya untuk mencapai hidup yang lebih baik.

See You at the Top